5 Tips Memaksimalkan Masa Probation sebelum Pengangkatan Pegawai Tetap

Baru diterima kerja di perusahaan baru? Atau baru mulai bekerja? Ini artinya Anda harus memberikan yang terbaik di bulan-bulan pertama. Dinda, 25 tahun, baru menyadari kalau masa probation atau masa percobaan setelah lulus interview ternyata suatu proses yang bukan main-main.

“Lima bulan setelah bekerja, saya dipanggil oleh Atasan. Bukannya mendengar berita bahwa saya akan diangkat sebai pegawai tetap, saya justru dianjurkan untuk mencari-cari perusahaan baru.” Kenangnya.

Tidak banyak yang bisa dilakukan Dinda, atau karyawan tidak tetap di mana pun, saat dihadapkan oleh situasi seperti itu. Kenyataannya, masa percobaan memang seperti kondisi yang menggantung. Sayangnya, tidak banyak yang benar-benar paham soal seriusnya evaluasi yang dilakukan oleh perusahaan sebelum resmi menobatkan seseorang menjadi karyawannya. Umumnya berkisar antara 3-6 bulan, masa mengambang ini tidak banyak memberikan keuntungan, baik itu tunjangan maupun hak-hak pegawai lainnya, jika dibandingkan dengan pegawai tetap. Walaupun begitu, Anda tidak perlu ngeri menjalaninya. Justru ini saatnya untuk unjuk gigi habis-habisan agar masa depan Anda dapat ditetapkan di perusahaan idaman. Tiptipseru akan membagi 5 Tips Cara memaksimalkan masa probation sebelum pengangkatan pegawai tetap agar Anda dapat melaluinya dengan lancar dan gemilang:


#1 Bekerja Layaknya Pegawai Tetap

Segera bangun reputasi bahwa Anda pekerja yang solid dan konsisten. Psst, maksud utama perusahaan membuat masa probation adalah untuk memastikan karyawannya konsisten dengan pekerjaannya. Jelas saja mereka tak mau direpotkan dengan kinerja yang naik turun, tingkah laku yang menyulitkan, atau absensi yang bolong-bolong. Jadi, untuk memastikan Anda dijadikan pegawai tetap, bekerjalah seakan-akan Anda sudah memegang posisi tersebut sejak dari awal. Namun ingat, bukan berarti Anda bisa tancap gas di 6 bulan pertama, lalu bersantai-santai di bulan berikutnya. Anda justru harus memastikan agar kinerja tetap terjaga. Tentu artinya Anda tidak bekerja melebihi kemampuan dan memikul banyak tekanan untuk berhasil. BIla begini, Anda bisa bertahan di masa percobaan tapi stress berat setelahnya. Seimbangkan diri dengan menyelesaikan tugas tepat pada waktunya dan hanya bini janji yang bisa Anda tepati.

#2 Kuasai Persyaratan Kerja

Anda bisa saja diterima bekerja di suatu perusahaan karena kepribadian yang mengesankan atau CV yang gemerlap, tapi untuk memastikan Anda tetap bekerja di sana setelah masa percobaan adalah kemampuan Anda untuk memahami betul pekerjaan yang digeluti. Jadi, kenali apa yang diharapkan bos dan penuhi keinginannya. Pelajari job description dengan teliti dan asah semua keahlian yang dibutuhkan untuk menjalaninya dengan baik. Setelah akrab dengan semua persyaratan untuk posisi yang Anda pegang, bikin impresi bagus dengan sikap bisa diandalkan saat bekerja sendiri atau bersama-sama dengan tim. Ingat, kebanyakan pekerjaan meliputi tugas perseorangan dan kelompok, atasan akan melihat keduanya, atasan akan melihat anda tak hanya fleksibel tapi juga bisa berkembangan di dalam perusahaan.

#3 Kenali Perusahaan

Atasan akan belajar banyak soal cara kerja dan pribadi Anda selama masa penilaian. Tentu saja bakal adil jadinya jika Anda melakukan hal yang sama terhadap perusahaan tempat Anda bekerja. Pelajari semua hal, mulai dari produk apa yang mereka buat, jasa apa yang mereka tawarkan, sampai keuntungan mereka. Selama riset kecil ini, mita klarifikasi bila memungkinkan karena  hal ini menunjukan antusiasme dan minat Anda. Intinya, mengenali perusahaan luar dalam bisa membantu memastikan Anda punya “tempat” di dalamnya. Selain itu, semangat dan minat Anda akan meninggalkan kesan positif pada kolega dan bos, kalau Anda tidak berencana bekerja di sana, yakni hanya untuk sementara saja di sana.

#3 Jalin Hubungan Baik dengan Bos

Atasan adalah sekutu paling penting yang perlu Anda rangkul di pekerjaan baru. Bagaimana tidak? Beliaulah yang menjadi salah satu dari sekumpulan orang yang menentukan masa depan Anda di perusahaan. Caranya, sebenarnya gampang, jaga sikap Anda agar selalu tulus saja. Hindari kesan Anda seorang karyawan penjilat. Sebaliknya, jalin hubungan yang menyenangkan sekaligus profesional dengan atasan. Selalu sapa dan beri perhatian penuh setiap kali diajak bicara. Bukan itu saja, penting bagi Anda untuk membiasakan diri bertanya jika dilanda kebingungan perihal tugas kantor. Pura-pura mengerti hanya akan membuat Anda kelihatan bodoh setelahnya.

#4 Rangkul Juga Kolega

Mungkin Anda cukup pintar dan ahli melakukan segala tugas yang disarankan, tapi bila kurang popular di kalangan rekan kantor, gelar karyawan tetap belum bisa dipastikan untuk dapat diraih. Sebaliknya , bila disukai dan cukup dikenali di antara mereka, kemungkinan terus bekerja di antara mereka, kumungkinan terus bekerja setelah masa probation berakhir akan semakin besar. Mulailah dengan bersikap bersahabat, mendukung, dan reseptif terhadap sesama karyawan. Jika salah satu di antaranya minta pertolongan anda, berikan bantuan kepadanya. Dan, jika Anda berbuat kesalahan atau butuh didampingi olehnya, jangan langsung defensive saat dikritik. Berhadapan dengan rekan yang membatasi perkembangan, tak kooperatif atau sama sekali tak cocok? Tetaplah santun dan fokuskan waktu kepada mereka yang bikin Anda nyaman.

#5 Jangan Bikin Bos Memecat Anda.

Sebagai karyawan yang belum resmi bekerja di suatu perusahaan, Anda tak butuh alasan yang resmi pula untuk diberhentikan dari pekerjaan. Oke, dalam masa pengenalan ini Anda ingin tahu apa saja yang masih bisa ditolerir perusahaan. Entah itu datang terlambat atau makan siang terlalu lama. Tapi menguji perusahaan seperti itu pada masa probation, justru akan menyeret Anda ke dalam masalah karir. Lindungi diri dengan sikap positif, professional dan sehat.

Jika Anda mengikuti aneka tips dari tiptipseru yang telah dibahas dari awal, dijamin perusahaan tak akan menyesal telah mempekerjakan Anda sekaligus melihat Anda sebagai karyawan yang berharga untuk dipertahankan, lalu diangkat sebagai pegawai tetap.

Selanjutnya...

Anda Ingin Berlangganan Free-Artikel Dari tiptipseru.com?
Daftarkan e-mail Anda di bawah ini
dan pastikan verifikasi melalui email Anda:

Delivered by FeedBurner