Tips Cerdik Menginvestasikan Bonus Perusahaan

Setelah Anda memasuki tahun baru, Anda kemungkinan besar akan mendapatkan kenaikan gaji berkala dan juga bonus dari perusahaan Anda. Biasanya bonus keuntungan tahunan atau orang sering menyebutnya dengan Jasa Produksi (jasprod), cukuplah besar.  Beberapa orang merencakannya untuk membeli barang-barang yang diidamkan selama ini, namun sedikit yang memikirkan untuk menyisihkannya ke rekening investasi masa depan. Mungkin tahun lalu bonus tahunan, Anda pergunakan untuk membeli mobil atau traveling. Tapi, mungkin sudah saatnya bonus tahun ini Anda pergunaan secara (lebih) cerdik untuk investasi demi masa depan Anda. Berikut ini tiptiptseru.com akan berbagi tips cerdik mengalokasikan bonus perusahaan untuk investasi masa depan Anda:

Selesaikan ‘masa lalu’ Anda. Bila Anda ingin memiliki utang konsumtif yang berbunga tinggi, silahkan habiskan dan lunasi seluruhnya. Misalnya Hutang Kartu Kredit (KK) dan Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Recounting. Bila utang konsumtif tidak ada, tetapi masih memiliki utang Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), mulai perhatikan tingkat bunga pinjamannya. Maksudnya begini, bila Anda dikenakan suku bunga KPR/KPA sebesar 13%, maka kurang  pas bila bonus tersebut Anda simpan di deposito dengan bunga hanya sebesar 6% (Anda rugi 7%). Maka mulailah mencari alternatif investasi yang dapat memberikan return (tingkat pengembalian yang lebih besar dari 13%). Hal ini terbuka bila Anda memakai kendaraan investasi saham atau reksa dana saham.


Alternatif investasi. Bila Hutang konsumtif dan KPR tidak ada, maka investasi property dapat Anda lakukan, dengan membeli rumah atau ruko yang berprospek baik dan tidak berpotensi terkena banjir. Mengapa investasi property? Karena investasi properti memiliki prospek yang cenderung naik nilainya. Kalau tabungan dan deposito laju kenaikannya seperti deret hitung, maka investasi property yang tepat nilainya akan melaju seperti deret ukur. Hal ini merupakan bagian perhitungan dalam ilmu ekonomi mengenai supply and demand, bahwa kebutuhan akan tanah strategis semakin meningkat di sejumlah daerah, sebaliknya lahan strategis semakin berkurang, otomatis harganya pun akan semakin meningkat. Hal ini akan (semakin) berlaku untuk tahun-tahun yang akan datang. Silahkan mendalami hal-hal terkait investasi properti di sini.

Manfaatkan sisa. Apabila masih bersisa, Anda juga bisa memasukan sebagian sisanya dalam saham atau reksadana.

Optimalkan yang ada.Sementara untuk memaksimalkan kenaikan gaji berkala Anda, mulai sisihkan 50% dari kenaikan gaji berkala Anda untuk memperbesar dana investasi Anda.

Jadi prinsipnya adalah selalu dan terus kembangkan revenue yang Anda peroleh dari perusahaan, melalui berbagai cara dengan cerdik. Semakin pedoman dalam investasi adalah “semakin besar revenue Anda, maka akan semakin besar revenue Anda”. Selamat berinvestasi cerdik untuk mencapai kesejahteraan finansial Anda!

Selanjutnya...

Anda Ingin Berlangganan Free-Artikel Dari tiptipseru.com?
Daftarkan e-mail Anda di bawah ini
dan pastikan verifikasi melalui email Anda:

Delivered by FeedBurner