Tips 7 Langkah Cepat Membangun Bisnis di AirBnB

Kementerian Pariwisata Indonesia telah menetapkan target kunjungan wisatawan ke Indonesia tahun 2016 adalah sebesar 272 juta wisatawan. Jumlah tersebut terbagi atas 12 juta wisatawan mancanegara dan 260 juta wisatawan nusantara. Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Pariwisata telah menyiapkan beberapa cara seperti penyelenggaraan festival. Selain itu, Melalui Peraturan Presiden Nomor 69 Tahun 2015, fasilitas bebas visa kunjungan (BVK) bagi wisatawan asing diberikan pada 30 negara. Pemberian fasilitas bebas visa kunjungan itu terkait dengan pencapaian target mendatangkan 10 juta wisatawan mancanegara (Wisman).

Fakta-fakta tersebut di atas menunjukkan bahwa peluang bisnis di bidang pariwisata di Indonesia untuk tahun 2016 akan semakin berkembang dan menjanjikan. Jadi, bagi Anda yang ingin berpartisipasi dalam bisnis pariwisata adalah saat yang tepat untuk menangkap peluang tersebut. Ada banyak jalan menuju roma dengan semakin berkembangnya dunia maya (internet). Salah satu di antaranya adalah dengan memanfaatkan situs ww.airbnb.com. Apakah airbnb? Situs airbnb merupakan situs portal yang memungkinkan setiap orang menjual “barang dagangannya” dengan sistem sewa, baik berupa rumah tinggal (homestay) maupun ‘hanya’ kamar (room) saja. Jadi, Anda tidak perlu harus memiliki hotel, hostel atau guest house untuk berbisnis dalam bidang akomodasi pariwisata. Bagaimana memulainya? Berikut ini tiptipseru.com akan berbagi 7 langkah singkat dan praktis memluai bisnis Anda di AirBnB:

Siapkan “Barang Dagangan” Anda.  Saya menyebutnya sebagai “barang dagangan” karena barang yang ditawarkan di AirBnB bisa fleksibel. AirBnB memungkinkan Anda untuk menawarkan barang dagangan Anda berupa Sewa Rumah atau Sewa Kamar. Untuk itu, sebelum Barang Dagangan Anda ditawarkan alangkah baiknya Anda mempersiapkan terlebih dahulu segala sesuatunya sehingga barang dagangan Anda tampak cantik saat ditawarkan. Apabila perlu rumah/kamar Anda direnovasi, lakukan renovasi. Apabila perlu dilengkapi perabotannya, belilah perabot-perabot yang cantik atau tematik, bahkan apabila dirasa perlu rumah/kamar Anda dibuat/dibangun terlebih dahulu, tidak ada salahnya Anda membangunnya terlebih dahulu dengan perencanaan matang. Entah terkait dengan konsep interiornya, fasilitas yang disediakan ataupun biayanya. Anda bisa mengambil inspirasi dari blog-blog home decor seperti misalnya kozihomi.com.


Buat Foto Yang Menarik. Mengapa? Karena foto-foto barang dagangan Anda ini, adalah pintu masuk pertama tamu anda ke barang dagangan Anda. Dengan foto-foto yang menarik calon tamu akan mendapatkan gambaran awal mengenai bagaimana keunikan barang dagangan Anda, sesuai tidak dengan harga yang Anda tawarkan, bagaimana kebersihan barang dagangan Anda atau bagaimana lingkungan barang dagangan Anda. Selain itu, mengingat saat ini, konsep butik hotel lebih menarik dibandingkan dengan hotel konvensional pada umumnya. Sehingga hal ini bisa kita serap dalam konsep rancangan Anda nantinya. Dengan semakin maraknya media sosial, foto tentang tempat tinggal/kamar Anda yang diambil oleh tamu kemudian terunggah di media sosial, bisa dengan mudah menciptakan publikasi yang efektif.

Tentukan Harga Sewa. Hal yang tak kalah penting selanjutnya adalah menentukan harga sewa dari barang dagangan Anda. Sebagai tahap awal, mulailah dengan harga standar bawah, baik untuk sewa rumah maupun sewa kamar.  Yang terpenting adalah calon tamu tertarik dengan barang dagangan Anda, dan memesannya. Karena kunjungan pertama akan memberikan “masukan” berarti buat pengembangan barang dagangan Anda selanjutnya

Buat Deskripsi Unik. Gali potensi unik dari Barang Dagangan Anda lalu deskripsikan dengan baik di AirBnB. Entah lokasinya yang strategis di tangah kota, dekat dengan obyek-obyek wisata utama, mudah diakses dari bandara atau karena interiornya yang khas. Termasuk deskripsi mengenai aturan main yang jelas ketika tamu Anda berada di tempat Anda, misalnya apakah Anda menyediakan breakfast? Apakah diijinkan merokok di dalam kamar? Bagaimana larangan membuat kegaduhan, mengingat tempat tinggal Anda berada di tengah pemukiman? Atau mungkin larangan menggunakan narkoba dan sejenisnya.

Daftarkan ke AirBnB. Setelah semuanya siap, mulailah untuk mendaftarkan tempat Anda di AirBnB. Pilih foto profile Anda yang paling ‘menjual’ menurut Anda. Hindari foto-foto alay yang tidak meyakinkan karena calon tamu juga akan melirik profil pemilik rumah/kamar sewa-nya.

Lakukan Publikasi Manual. Jangan malu untuk melakukan publikasi manual melalui rekan-rekan Anda (mouth-to-mouth/viral), hubungi teman Anda yang berada di luar negeri barangkali ada temannya yang akan berlibur ke kota tempat Anda atau titipkan rumah/kamar sewa Anda ke rekan Anda yang bekerja di biro perjalanan, barangkali ada tamunya yang nantinya ingin mencari rumah/kamar sewa yang murah harganya.

Perlakukan Tamu Anda dengan Baik. Tamu adalah raja. Perlakukan Tamu Anda dengan baik maka mereka akan melakukan viral kepada rekan-rekannya untuk berkunjung ke tempat Anda. Biasanya tamu dari luar negeri memiliki komunitas tertentu diantara mereka. Untuk itu, ada baiknya juga jika Anda mau menanyakan kekurangan layanan yang Anda telah berikan secara langsung kepada tamu, ataupun menggunakaan kuisioner. Apabila kepuasan tamu tentang tempat tinggal/kamar Anda dituliskan pada testimonial di AirBnB, maka akan semakin meningkatkan nilai jual barang dagangan Anda kepada calon tamu yang lain.

Well, mudah kan? Silahkan memulainya, karena peluang sudah ada di depan mata. The sooner, The better!

Selanjutnya...

Anda Ingin Berlangganan Free-Artikel Dari tiptipseru.com?
Daftarkan e-mail Anda di bawah ini
dan pastikan verifikasi melalui email Anda:

Delivered by FeedBurner