Tips Mengenali 7 Hal Terlarang Usai Makan

Makan merupakan kegiatan rutin untuk memberikan gizi penting sebagai modal kekuatan melakukan aktivitas sehari-hari. Tapi, biasanya banyak yang melakukan kegiatan yang sebenarnya tak boleh dilakukan setelah makan. Mungkin Anda tidak menyadarinya karena hal-hal tersebut merupakan hal remeh dan ‘cukup nikmat’ dilakukan usai makan. Apa saja aktivitas terlarang itu? Berikut ini Tips mengenali 7 hal terlarang setelah makan:

1. Merokok. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa merokok satu batang setelah menyantap makanan sama dengan mengisap 10 batang rokok. Dalam fase ini, kesempatan menderita kanker akan lebih besar.

2. Makan Buah-buahan. Mengonsumsi buah-buahan setelah makan akan menyebabkan perut penuh dengan udara alias kembung. Buah-buahan baik dikonsumsi setidaknya dua jam setelah makan atau satu jam sebelum makan.

Baca Juga:

10 Artikel Tiptipseru.com Paling Populer 2015

3. Minum The. Mengapa demikian? Pasalnya, daun teh mengandung asam yang begitu tinggi. Zat ini akan membuat protein yang terkandung dalam makanan yang telah dilahap menjadi sulit untuk dicerna.

4. Mengendurkan Ikat Pinggang. Kebanyakan orang, terutama pria yang kelebihan berat badan akan mengendurkan ikat pinggang setelah menyantap makanan. Padahal, kegiatan ini dilarang karena dapat memmbuat kegiatan usus dan sistem pencernaan menjadi tak teratur.

5. Mandi. Mandi akan menyebabkan peningkatan aliran darah ke tangan, kaki, dan tubuh Anda. Sehingga, jumlah darah di sekitar perut akan berkurang. Hal ini akan melemahkan sistem pencernaan dalam perut kita.

6. Berjalan. Apakah Anda pernah mendengar setelah makan berjalan beberapa langkah dan Anda akan hidup sampai umur 99? Dalam kenyataannya, hal ini tidak benar. Berjalan akan menyebabkan sistem pencernaan tidak mampu menyerap nutrisi dari makanan yang kita konsumsi.

7. Jangan langsung tidur. Sudah jelas, bila aktivitas ini dilakukan maka makanan yang kita makan tidak dapat dicerna secara baik. Hal ini akan menyebabkan infeksi pada lambung dan usus Anda

Selanjutnya...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *